catatan : masih banyak disana sini kekurangan dlm tulisan ini mohon di maaf kan..!Mengapa Suku Dayak khususnya Dayak Ma'ayan sangat ahli membuat perahu (Jukung).Pada mulanya Suku Dayak Ma'ayan adalah salah satu suku yg terisolir antara satu dengan yang lainnya saling berjauhan, dan hidup nya berkelompok mereka juga tinggal di dalam satu atap yaitu "Lewu Hante" ..(semacam rumah besar), semua KK kepala keluarga mendiaminya.Pada waktu dulu, akses seperi jalan raya masih belum ada, motor apalagi mobil cuma skses jalan yang bisa dipergunakan tak lain hanyala melewati jalur sungai,maka dari itu Suku Dayak Ma'ayan belajar dan bekerja membuat perahu (Jukung) sebagai transfortasi supaya bisa bertemu dengan sanak keluarga yang jauh..Mungkin pada saat ini yang nama perahu (Jukung) sudah perlahan-lahan ditinggalkan,mengingat akses jalan yang sudah ada ditambah, motor dan mobil itu bukan barang langka lagi,Harapan ke depan tradisi dari Nenek Moyang Suku Dayak Ma'ayan hendaknya janganlah pudar oleh Jaman..!dan perlu kita lestarikan...sebagai ."Turehan Sejarah bagi Generasi Penerus"..!..
Era Peradapan.....
Semata-mata mengikuti Peradapan dan kemajuan jaman agar bisa berguna bagi Sesama...tks
Minggu, 21 November 2010
Perahu Tradisional Khas Dayak Ma'ayan..(Jukung)
Kamis, 18 November 2010
Rabu, 17 November 2010
Profil Saya
Seorang Putra Asli Dayak Ma'ayan bersaudar 8 (delapan) orang nama Ayah Narum Lisin dan nama Ibu Sundim,berdomisili di Kabupaten Barito Selatan Provinsi Kalimantan Tengah kegiatan sehari-hari sebagai wiraswasta,mempunyai satu orang (1) satu istri yang bernama Itiani, S.Pd (PNS/Guru) dan 2 (dua) anak pertama Riksa Danivan (mahasiswa), kedua Rino Danovan (pelajar),semata-mata adalah mengikuti Peradapan dan kemajuan agar dapat berguna untuk Orang lain...tks
Langganan:
Komentar (Atom)

